CATAT! Begini Cara Perhitungan Jam Mengajar Guru pada Kurikulum Merdeka, Bagi Guru Sertifikasi, Silakan Pahami Pelaksanaannya
CopyAMP code

CATAT! Begini Cara Perhitungan Jam Mengajar Guru pada Kurikulum Merdeka, Bagi Guru Sertifikasi, Silakan Pahami Pelaksanaannya

Minggu, 22 Mei 2022


Gurubisa.com - Kemendikbud kembali mengeluarkan kebijakan baru terkait Kurikulum Merdeka. Kebijakan tersebut yaitu berupa pengurangan jam mengajar guru pada setiap mata pelajaran.


Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.


Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa untuk Jenjang SD dan SMP, struktur kurikulum dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan utama, yaitu:


1. Pembelajaran intrakurikuler yang mengacu pada capaian pembelajaran; dan


2. Proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang ditujukan untuk memperkuat upaya pencapaian profil pelajar Pancasila yang mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan.


Sedangkan hitungan jam pelajaran tatap muka berkurang rata-rata satu jam. Sebagai contoh banyak jam pelajaran per pekan pada tingkatan SMP :


- Mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Kurikulum 2013 3 JP è pada Kurikulum Merdeka menjadi 2 JP


- Mapel Bahasa Indonesia pada Kurikulum 2013 6 JP è pada Kurikulum Merdeka menjadi 5 JP


- Mapel Bahasa Inggris pada Kurikulum 2013 4 JP è pada Kurikulum Merdeka menjadi 3 JP


- Seni dan Budaya pada Kurikulum 2013 3 JP è pada Kurikulum Merdeka berubah Menjadi Mapel Seni dan Prakarya sebanyak 2 JP


- Terdapat Mata Pelajaran Informatika pada Kurikulum Merdeka sebanyak 2 JP


Sebenarnya dalam waktu satu tahun, jumlah atau banyaknya jam pada Kurikulum Merdeka sama saja dengan Kurikulum 2013, hanya sebagian jam tatap muka dari Kurikulum Merdeka dialihkan ke proyek penguatan profil pelajar Pancasila sebanyak 36 jam per tahunnya.


Lalu bagaimana untuk Jenjang SMA/MA?


Pada peraturan tersebut tercantum struktur kurikulum SMA/MA terdiri atas 2 (dua) fase yaitu:


1. Fase E untuk kelas X yaitu terdiri Mapel Umum; dan


2. Fase F untuk kelas XI dan kelas XII yang struktur mapel dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok Mapel Umum, MIPA, IPS, Bahasa Dan Budaya, Serta Kelompok Mapel Vokasi Dan Prakarya.


Struktur kurikulum untuk SMA/MA terbagi menjadi 2 (dua), yaitu:


1. Pembelajaran intrakurikuler; dan


2. Projek penguatan profil pelajar Pancasila dialokasikan sekitar 30% (tiga puluh persen) total JP per tahun yang dilakukan secara fleksibel baik secara muatan maupun secara waktu.


Sedangkan hitungan jam pelajaran tatap muka pada jenjang SMA/MA juga berkurang rata-rata satu jam.


Meskipun begitu, masih ada mata pelajaran yang jam mengajar per pekannya tidak dikurangi.


Sebagai contoh banyak jam pelajaran per pekan pada tingkatan SMA/MA pada tingkat kelas XI sebagai berikut.


- Mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Kurikulum 2013 3JP è pada Kurikulum Merdeka menjadi 2 JP


- Mapel Bahasa Indonesia pada Kurikulum 2013 4 JP è pada Kurikulum Merdeka menjadi 3 JP


- Mapel Pendidikan Pancasila pada Kurikulum 2013 2 JP è pada Kurikulum Merdeka tetap 2 JP


- Mapel Sejarah pada Kurikulum 2013 2 JP è pada Kurikulum Merdeka tetap 2 JP


Bagi mata pelajaran yang mengalami pengurangan jam per pekannya, maka jam sisanya dialokasikan ke Projek penguatan profil pelajar Pancasila sebanyak 36 jam per tahunnya.


Sedangkan untuk mata pelajaran yang tidak mengalami pengurangan jam per pekannya, mendapatkan sebanyak 18 jam untuk Projek penguatan profil pelajar Pancasila per tahunnya.


Itulah penjelasan pengurangan jam yang tertuang pada Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.***


Sumber : pikiran-rakyat.com


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.