USAI Mendominasi KELULUSAN PPPK Guru Tahap II, Sekolah Swasta Buka Lowongan Besar-besaran Akibat KEKURANGAN Guru
CopyAMP code

USAI Mendominasi KELULUSAN PPPK Guru Tahap II, Sekolah Swasta Buka Lowongan Besar-besaran Akibat KEKURANGAN Guru

Rabu, 22 Desember 2021


Gurubisa.com - Kekhawatiran guru honorer negeri menjadi kenyataan.  


Guru swasta mendominasi pengumuman PPPK guru tahap 2.  


Kondisi itu terjadi karena guru swasta memperoleh nilai jauh di atas honorer negeri.  


"Bagaimana guru negeri bisa lulus formasi, yang rangking atas itu dikuasai peserta bersertifikat pendidik. Guru berserdik, ya, didominasi guru swasta," kata Ketua Paguyuban GTT/PTT Kabupaten Kebumen Musbihin kepada JPNN.com, Rabu (22/12). 


Dia menyebutkan sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Kebumen saat ini membuka lowongan besar-besaran.  


Sebab, kata dia, sekolah swasta kekurangan guru. 


Dia menyebut bahkan ada SMP swasta yang 15 gurunya ikut tes PPPK tahap 2, seluruhnya lulus berkat afirmasi sertifikat pendidik. 


"Guru swasta sudah dapat afirmasi 500 poin. Lah, kami hanya 75-125 poin, jomplang banget," ujar guru honorer pendidikan agama Islam (PAI) ini.


Akibat perbedaan afirmasi kompetensi teknis ini, lanjut Musbihin, guru honorer negeri tersingkir.  


Posisi mereka diganti guru swasta. 


Sementara, sekolah swasta kekurangan guru karena pendidiknya lulus PPPK.   


"Bisa dilihat di masing-masing daerah. Sekolah swasta banyak yang kehilangan guru berserdiknya, makanya harus merekrut baru lagi," ucapnya. 


Musbihin mengaku sedih melihat  guru tidak tetap (GTT) tersingkir oleh swasta.  


Guru swasta bisa ikut tes PPPK, tetapi jangan gunakan serdiknya untuk bertarung dengan GTT sekolah negeri yang tidak bisa ikut pendidikan profesi guru (PPG) demi mendapatkan serdik  


"Enggak imbang pertarungannya. Menjawab 100 butir soal kompetensi teknis asalan pun, guru swasta berserdik sudah menang 500 poin," pungkas Musbihin. (esy/jpnn)


Sumber : https://www.jpnn.com/


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.