SERAGAM Honorer dan PPPK DIBEDAKAN dengan PNS di Upacara HGN, Bu Sri: Perbedaan Kasta Dihadapan Siswa dan Wali Murid, MIRIS
CopyAMP code

SERAGAM Honorer dan PPPK DIBEDAKAN dengan PNS di Upacara HGN, Bu Sri: Perbedaan Kasta Dihadapan Siswa dan Wali Murid, MIRIS

Minggu, 28 November 2021


Gurubisa.com - Upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2021 menyisakan duka bagi honorer dan PPPK. 


Sebab, para guru honorer, PPPK, dan PNS, diberikan tanda berupa seragam yang berbeda.  


Guru honorer dan PPPK menggunakan seragam putih hitam, Guru PNS berseragam Korpri. 


Pemandangan ini pun menimbulkan tanya di kalangan siswa, yang melihat penampilan guru-gurunya berbeda. 


"Ibanya hati saat upacara bendera, guru honorer, guru PPPK, guru PNS berbaris di hadapan siswa dengan seragam berbeda," kata Ketua Forum Honorer K2 Kabupaten Blitar Sri Hariyati kepada JPNN.com, Minggu (28/11). 


Sri menambahkan yang membuat hati makin miris ialah ketika siswa bertanya mengapa seragam guru mereka berbeda.  


Sementara, untuk siswa seragamnya harus sama.  


"Siswa sudah mulai kritis, mereka tidak segan bertanya, “Kok, guru saya beda-beda ya?”” ucapnya.


Sri yang lulus PPPK guru tahap I ini mengatakan perbedaan itu makin membuktikan kalau mereka golongan kelas dua.  


Perbedaan seragam ini dikeluarkan Pemkab Blitar tertanggal 24 November 2021. 


Dalam peraturan itu, seragam guru PPPK disamakan dengan honorer, yakni putih hitam.  


Guru PNS menggunakan seragam pemda (baju keki) untuk harian dan Korpri saat upacara. 


"Guru PPPK baru memulai dengan semangat baru, tetapi dipatahkan semangatnya dengan peraturan ini. Sedih sekali, ya, apalagi bertepatan dengan momen-momen bersama itu," ucapnya. 


Secara tidak langsung, lanjut Sri, ada perbedaan kasta di hadapan siswa dan wali murid.  


Walaupun pakaian bukanlah tolok ukur kinerja, tetapi secara mental juga sedikit mengurangi semangat yang harusnya menggebu-gebu. 


"Dari sini saja sudah kelihatan kalau guru PPPK itu hanya pelengkap, tidak ada bedanya dengan honorer. Katanya PNS dan PPPK sama, nyatanya tetap dibedakan," pungkas Sri Hariyati. (esy/jpnn)


Sumber : https://www.jpnn.com/


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.