PERBEDAAN Gaji PNS dan PPPK Terbaru November 2021, FAKTANYA Gaji PPPK Lebih Besar dari PNS, Berikut Rincian Tunjangan Sesuai Golongannya
CopyAMP code

PERBEDAAN Gaji PNS dan PPPK Terbaru November 2021, FAKTANYA Gaji PPPK Lebih Besar dari PNS, Berikut Rincian Tunjangan Sesuai Golongannya

Minggu, 21 November 2021


Gurubisa.com - Pemerintah merilis daftar gaji PNS dan PPPK terbaru November 2021 untuk semua golongan.


Hitungan gaji PNS dan PPPK terbaru Oktober 2021 diurutkan dari yang paling rendah hingga tertinggi.


Seperti diketahui setidaknya sebanyak 4 juta lebih CPNS dan PPPK direkut dalam pembukaan di tahun anggaran 2021.


Besaran gaji yang menggiurkan bagi PNS dan PPPK membuat banyak masyarakat selalu memperebutkan formasinya.


Diketahui gaji PNS dan PPPK secara berkala memang selalu mengalami perubahan.


Di tahun 2021 kali gaji PNS dan PPPK mengalami perubahan yang cukup signifikan.


Berikut adalah rincian gaji PNS dan PPPK terbaru November 2021.


Gaji dan Tunjangan PNS Terbaru


Golongan I (lulusan SD dan SMP)


Golongan Ia: Rp 1.560.800 - Rp 2.335.800


Golongan Ib: Rp 1.704.500 - Rp 2.472.900


Golongan Ic: Rp 1.776.600 - Rp 2.577.500


Golongan Id: Rp 1.851.800 - Rp 2.686.500


Golongan II (lulusan SMA dan D-III)


Golongan IIa: Rp 2.022.200 - Rp 3.373.600


Golongan IIb: Rp 2.208.400 - Rp 3.516.300


Golongan IIc: Rp 2.301.800 - Rp 3.665.000


Golongan IId: Rp 2.399.200 - Rp 3.820.000


Golongan III (lulusan S1 hingga S3)


Golongan IIIa: Rp 2.579.400 - Rp 4.236.400


Golongan IIIb: Rp 2.688.500 - Rp 4.415.600


Golongan IIIc: Rp 2.802.300 - Rp 4.602.400


Golongan IIId: Rp 2.920.800 - Rp 4.797.000


Golongan IV


Golongan IVa: Rp 3.044.300 - Rp 5.000.000


Golongan IVb: Rp 3.173.100 - Rp 5.211.500


Golongan IVc: Rp 3.307.300 - Rp 5.431.900


Golongan IVd: Rp 3.447.200 - Rp 5.661.700


Golongan IVe: Rp 3.593.100 - Rp 5.901.200


Tunjangan PNS


PNS juga mendapatkan sejumlah tunjangan.


Setiap PNS memiliki tunjangan yang berbeda-beda.


Hal itu tergantung dari masa kerja, instansi, serta jabatan yang diembannya, baik pelaksana maupun fungsional.


Tunjangan yang bisa didapat PNS antara lain tunjangan keluarga, tunjangan anak, tunjangan kemahalan, tunjangan beras,


Kemudian ada tunjangan jabatan, tunjangan kinerja, dan sebagainya.


Untuk besarannya, tunjangan PNS tersebut antara lain tunjangan suami/istri sebesar 5 persen dari gaji pokok.


Berikutnya ada tunjangan anak 2 persen dari gaji pokok dengan maksimal 3 anak,


Kemudian tunjangan makan sebesar Rp 35.000 - 41.000 per hari, tunjangan jabatan, dan perjalanan dinas.


Sementara untuk tunjangan kinerja atau lebih dikenal dengan tukin.


Bisa jadi merupakan tunjangan yang nilainya paling besar dibandingkan bentuk tunjangan PNS lain.


Terutama untuk PNS yang tak menduduki jabatan tertentu.


Besaran tunjangan kinerja berbeda-beda untuk setiap instansi, baik pusat maupun daerah.


Ini karena landasan hukum tukin di setiap instansi pemerintah juga berbeda.


Sejauh ini, tunjangan kinerja paling besar bagi PNS yakni didapat oleh PNS yang bekerja di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.


Penyederhanaan tunjangan Banyaknya jenis tunjangan PNS inilah yang rencananya disederhanakan hanya menjadi dua tunjangan, yakni tunjangan kinerja (tukin) dan tunjangan kemahalan.


Rumusan tunjangan kinerja didasarkan pada capaian kinerja masing-masing PNS.


Sedangkan rumusan tunjangan kemahalan didasarkan pada indeks harga yang berlaku di daerah masing-masing daerah penempatan PNS.


Selain itu, yang perlu diketahui, saat masih berstatus CPNS, gaji yang diterima baru 80 persen atau belum sepenuhnya menerima gaji (gaji PNS 2021).


Gaji dan Tunjangan PPPK


Gaji PPPK dan besaran tunjangannya juga sudah diatur oleh pemerintah.


Setiap ASN yang berstatus PPPK mendapat hak dan fasilitas yang setara dengan PNS.


PPPK memiliki kewajiban serta hak yang sama dengan ASN yang berstatus PNS.


Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 98 tahun 2020 tentang gaji dan tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).


Perpres 98/2020 berdasarkan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).


Dalam PP itu disebutkan, gaji PPPK sama dengan gaji PNS.


Berikut daftar gaji PPPK berdasarkan Perpres No.98/2020:


Daftar Gaji PPPK


- Golongan I: Rp 1.794.900 - Rp 2.686.200


- Golongan II: Rp 1.960.200 - Rp 2.843.900


- Golongan III: Rp 2.043.200 - Rp 2.964.200


- Golongan IV: Rp 2.129.500 - Rp 3.089.600


- Golongan V: Rp 2.325.600 - Rp 3.879.700


- Golongan VI: Rp 2.539.700 - Rp 4.043.800


- Golongan VII: Rp 2.647.200 - Rp 4.214.900


- Golongan VIII: Rp 2.759.100 - Rp 4.393.100


- Golongan IX: Rp 2.966.500 - Rp 4.872.000


- Golongan X: Rp 3.091.900 - Rp 5.078.000


- Golongan XI: Rp 3.222.700 - Rp 5.292.800


- Golongan XII: Rp 3.359.000 - Rp 5.516.800


- Golongan XIII: Rp 3.501.100 - Rp 5.750.100


- Golongan XIV: Rp 3.649.200 - Rp 5.993.300


- Golongan XV: Rp 3.803.500 - Rp 6.246.900


- Golongan XVI: Rp 3.964.500 - Rp 6.511.100


- Golongan XVII: Rp 4.132.200 - Rp 6.786.500


Besaran gaji PPPK disesuaikan dengan Masa Kerja Golongan (MKG).


Sementara, tunjangan PPPK terdiri atas:


- Tunjangan keluarga.


- Tunjangan pangan.


- Tunjangan jabatan struktural.


- Tunjangan jabatan fungsional.


- Tunjangan lainnya.


Besaran tunjangan PPPK diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang tunjangan sebagaimana yang berlaku bagi Pegawai Negeri Sipil


Kecuali jaminan pensiun, PPPK juga mendapat perlindungan berupa jaminan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta bantuan hukum.


Sumber : https://aceh.tribunnews.com/


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.