CATAT, Ini JANJI Mas Nadiem Kepada Guru PNS dan Honorer di Seluruh Indonesia, Ada Soal Kesejahteraan juga...
CopyAMP code

CATAT, Ini JANJI Mas Nadiem Kepada Guru PNS dan Honorer di Seluruh Indonesia, Ada Soal Kesejahteraan juga...

Kamis, 14 Oktober 2021


Gurubisa.com - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengapresiasi peran penting guru Indonesia yang terus berjuang memastikan setiap anak mendapatkan layanan pendidikan di masa pandemi, meskipun menghadapi berbagai tantangan dan keterbatasan.   


“Kami berupaya membantu dan mendukung pendidik dan tenaga kependidikan dengan menghadirkan beragam paket kebijakan,” kata Menteri Nadiem dalam peringatan Hari Guru Sedunia secara daring, Selasa (12/10).  


Beberapa paket kebijakan yang diperuntukkan untuk mendukung para guru di antaranya relaksasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang dapat digunakan untuk membayar honor bagi guru non-PNS. 


Kemudian menyalurkan bantuan subsidi upah bagi pendidik non-PNS, hingga kurikulum darurat yang lebih sederhana dan memudahkan guru melaksanakan pembelajaran di masa khusus.  


“Kami juga mengembangkan platform guru belajar dan berbagi sehingga para guru bisa belajar dari rekan sejawatnya dalam mengembangkan pembelajaran,” tutur Menteri Nadiem. 


Saat ini, dunia pendidikan Indonesia telah memasuki babak baru dengan mulai dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Peranan guru dinilai sangat penting dalam suksesnya PTM terbatas dan menghadirkan layanan pendidikan yang aman dan nyaman.  


“Berkat ketangguhan ibu dan bapak, kita telah berhasil melewati masa yang penuh tantangan," ujarnya. 


Menteri Nadiem juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdian para guru Indonesia yang terus bergerak menghadirkan layanan pendidikan di tengah segala keterbatasan.


Pemerintah, terang Nadiem, juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru Indonesia, juga kualitas guru demi kemajuan Indonesia pada masa mendatang.  


Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril memberikan apresiasi kepada semua guru atas semangat juang yang tinggi, kesabaran untuk terus bergerak, belajar, dan berbagi sehingga pembelajaran peserta didik tetap terus berjalan.  


Upaya mengembalikan peran guru sebagai aktor utama bertujuan untuk membangun sistem pendidikan yang lebih adaptif, inklusif untuk semua peserta didik di mana pun dan kapan pun, serta lebih tahan terhadap disrupsi di masa depan.  


Transformasi pendidikan dan berbagai tantangan yang dialami oleh guru sampai sekarang membutuhkan bentuk dukungan kebijakan baru untuk pemulihan yang efektif.  


"Dukungan kebijakan yang diperlukan mencakup beberapa bidang, termasuk pengembangan profesional guru, partisipasi dalam pengambilan keputusan dan kondisi kerja,” pungkas Iwan Syahril. (esy/jpnn)


Sumber : https://www.jpnn.com/


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.