MEMALUKAN, Guru Privat Tertangkap Basah Curi Uang Kotak Amal Masjid, Begini Aksinya
CopyAMP code

MEMALUKAN, Guru Privat Tertangkap Basah Curi Uang Kotak Amal Masjid, Begini Aksinya

Sabtu, 03 Juli 2021


Gurubisa.com - Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Agama Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang juga seorang guru privat bahasa arab tertangkap basah tengah mencuri uang kotak amal di Masjid Ar Rahman, Bumi Minang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.


Sejumlah petugas kepolisian dari Polresta Padang mendatangi TKP Masjid Ar Rahman yang terletak di dalam kawasan Hotel Bumi Minang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang setelah mendapat laporan dari pengurus masjid terkait tertangkap tangannya seorang pelaku pencurian uang kotak amal masjid tersebut.


Ironisnya, saat dilakukan interogasi, tersangka yang bernama Al Hamid (46) warga Balai Gurun, Payakumbuh Utara ini berprofesi sebagai PNS Kementerian Agama, dan juga sebagai guru privat bahasa arab dan penceramah.


"Untuk tersangka guru privat," ujar Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Dwi Jatmiko.


Dari tersangka, petugas turut mengamankan uang kotak amal masjid sebanyak Rp300 ribu yang sudah dikantongi pelaku, dan ratusan kunci duplikat yang disimpan tersangka di dalam tasnya. Bersama barang bukti, tersangka digelandang ke Mapolresta Padang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Diduga tersangka nekat mencuri karena terlilit utang piutang di tempat ia bekerja.


Seorang guru privat nekat melakukan aksi pencurian uang kotak infak di Masjid Ar Rahman kawasan Hotel Kryad Bumi Minang, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Tersangka berinisial AB (47) tersebut kini telah mendekam di sel tahanan Polresta Padang.


“Tersangka ini beraksi kemarin. Awalnya, tersangka ini masuk ke masjid untuk istirahat,” kata Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda dalam keterangan tertulisnya kepada langgam.id, Senin (28/6/2021).


Rico menambahkan, setelah terbangun dari peristirahatan, tersangka membuka kotak infak dari balik teralis besi yang ada di depan pintu masuk masjid. Tersangka membuka gembok dengan kunci palsu yang telah disiapkan.


“Setelah kotak infak terbuka, tersangka mengambil uang tunai yang ada di dalamnya. Namun pada saat itu, aksi tersangka diketahui garin masjid,” jelasnya.


Dari kejadian ini terang Rico, pihak hotel kemudian melaporkan aksi pencurian tersebut. Pihak kepolisian kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan tersangka berikut dengan barang bukti.


Rico menyebutkan, pihaknya menyita berupa satu kotak infak, gembok serta kunci palsu untuk dijadikan barang bukti. Selain itu, juga ada uang tunai yang dicuri tersangka.

 

“Uang tunai sebesar Rp308 ribu dan ada juga satu kantong plastik berisikan 134 kunci yang terdiri dari berbagai merek, model, jenis dan ukuran yang berbeda-beda milik tersangka,” tuturnya.


Sumber : okezone.com


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.