ENAKNYA Jadi PPPK, Hanya Modal SK Bisa Terima Uang Ratusan Juta, MANTAP!
CopyAMP code

ENAKNYA Jadi PPPK, Hanya Modal SK Bisa Terima Uang Ratusan Juta, MANTAP!

Rabu, 01 Juni 2022


Gurubisa.com - Nikmat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai dirasakan para guru honorer setelah mengantongi SK. 


Pasalnya, setelah para guru honorer mengantongi SK dan NIP PPPK, banyak tawaran dari perbankan masuk. Banyak perbankan yang menawarkan uang pinjaman dengan bunga rendah. 


Modalnya ringan, cukup ‘menyimpan’ SK di bank. 


Tawaran menyimpan SK di bank dengan kompensasi pinjaman diungkap Ketum DPP Forum Honorer Nonkategori Dua Indonesia (FHNK2I) Raden Sutopo Yuwono. 


Menurut Raden Sutopo, banyak guru honorer yang diangkat jadi PPPK menerima tawaran menyimpan SK di bank. 


Jadi, SK PPPK tidak disimpan di lemari rumah, tetapi lokasi paling aman dan bisa mendatangkan uang untuk investasi. 


Raden Sutopo yang juga sudah resmi aparatur sipil negara (ASN) dan telah mengantongi SK PPPK mengaku mendapat tawaran itu.


Guru salah satu SD di Kabupaten Purworejo ini punya usaha sampingan service handphone, jualan pulsa, jual beli HP bekas. 


Jika ada tambahan modal, Sutopo yakin usahanya akan lebih berkembang lagi. 


"Lumayan kalau SK PPPK disimpan alias dijaminkan di bank. 


Banknya menyiapkan pinjaman Rp 100 juta, masa tenor 1-5 tahun, bunganya lebih ringan," kata Sutopo kepada JPNN.com. 


Raden Sutopo berencana untuk gaji pertama yang akan diterimanya sekitar Juni-Juli, diberikan kepada orang tuanya. 


Setelah itu, dia akan menyimpan alias menjaminkan SK PPPK sebagai agunan ke bank. 


Raden Sutopo mengaku  sudah mendapatkan tawaran dari Bank Jateng. 


Tawaran itu berupa promo kredit PPPK untuk tahun ini.


Plafon yang disiapkan mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 100 juta. 


Cicilan paling rendah dengan masa tenor 5 tahun Rp 103.800 per bulan untuk pinjaman Rp 5 juta. 


Pinjaman Rp 100 juta, cicilannya Rp 2.075.900 per bulan dengan masa tenor 5 tahun. 


Menurut Raden Sutopo, bunga bank tersebut lebih ringan jika dibandingkan pinjaman untuk usaha. 


Biasanya dia harus membayar Rp 18 juta - Rp 25 juta per 6 bulan dengan pinjaman Rp 100 juta - Rp 250 juta. 


"Kalau pengalaman saya ketika pinjam uang untuk usaha, ya bunganya lebih tinggi. 


Nah, ini pinjaman untuk PPPK lebih murah, makanya mau saya ambil," beber Raden Sutopo. 


Raden Sutopo mengatakan tawaran menyimpan SK PPPK di bank ibarat air di gurun pasir.


Raden Sutopo sangat bersyukur karena bisa menikmati enaknya jadi seorang ASN. (esy/jpnn)


Sumber : jpnn..com


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat