TERUNGKAP JELAS, Inilah yang Menjadi PENYEBAB Utama PPPK 2021 Tak Dibolehkan Ikut PPG 2022
CopyAMP code

TERUNGKAP JELAS, Inilah yang Menjadi PENYEBAB Utama PPPK 2021 Tak Dibolehkan Ikut PPG 2022

Jumat, 18 Februari 2022



Gurubisa.com - Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan beberapa kali ada yang bertanya mengenai PPPK yang tidak dapat melanjutkan proses seleksi.


Pasalnya, peserta PPG dalam Jabatan yang merupakan PPPK hasil rekrutmen tahun 2021, datanya sempat berubah perihal undangan.


Dikutip BeritaSoloRaya.com dari kanal YouTube LPMP Jateng, Suharjantyo atau Tyo, selaku Koordinator Data PTK Jawa Tengah, menjelaskan alasan terkait PPPK hingga Terhitung Mulai Tanggal (TMT).


Sementara, Prima Putri, selaku pembawa acara, pertama menanyakan mengenai Surat Keterangan (SK) pengangkatan pertama yang tidak sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).


"Pertanyaan:


Surat Keterangan (SK) pengangkatan pertama yang dimiliki tidak sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan SIMPKB, apakah tidak bermasalah?" ujarnya.


Suharjantyo memberikan jawaban bahwa Surat Keterangan (SK) yang dijadikan patokan merupakan SK yang muncul di aplikasi Verval di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP).


Dimaksud ialah Terhitung Mulai Tanggal (TMT) mengajar yang dicantumkan di Dapodik.


"Acuan kami adalah SK yang dicantumkan di Dapodik, apabila ada ketidaksesuaian tahun, maka kami akan meminta pendaftar untuk melakukan perbaikan SK," ujar Suharjantyo.


Jika peserta mengunggah berkas, namun tidak sesuai dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), akan terdapat info tolak perbaikan. Dimana, peserta dapat memperbaruhinya kembali.


"Kami akan melakukan tolak Perbaikan. Apabila TMT yang tertulis di Dapodik tidak sesuai yang diunggah. Menjadi patokan dari Dapodik," tambahnya.


Pertanyaan selanjutnya, Prima Putri mempertanyakan mengenai peserta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tidak dapat melanjutkan proses seleksi selanjutnya.


"Pertanyaan:


Mengapa Guru Honorer Sekolah yang mendapat undangan di SIMPKB, guru PPPK tidak dapat melanjutkan proses seleksi?" ujarnya.


Suharjantyo menjelaskan PPPK yang dimaksud adalah peserta yang baru lulus di tahun 2021.


"PPPK yang dimaksud hasil rekrutmen 2021," tuturnya.


Pasalnya, beberapa peserta yang lulus tahun 2021, belum semuanya memiliki SK definitif.


"Karena pada saat ini, sebagian besar PPPK Tahun 2021 Belum memiliki SK definitif," ujarnya.


Suharjantyo menjelaskan bahwa peserta PPPK memang sudah ditetapkan lulus PPPK. Namun, SK resminya belum ada.


"Mereka memang sudah ditetapkan lulus PPPK, tetapi SK definitifnya belum muncul," ujarnya.


Untuk peserta PPG dalam Jabatan, yang juga merupakan peserta PPPK tahun sebelumnya, tidak memiliki masalah mengenai status undangan.


"Bagi PPPK sebelum 2021, tidak ada masalah bagi status undangan mereka," terangnya.***


Sumber : pikiran-rakyat.com


Demikian berita PPG 2022 yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.