TERUNGKAP, 2 Hal yang jadi Penyebab Utama Seleksi PPPK Guru BERMASALAH hingga MERUGIKAN Guru, Astaga!
CopyAMP code

TERUNGKAP, 2 Hal yang jadi Penyebab Utama Seleksi PPPK Guru BERMASALAH hingga MERUGIKAN Guru, Astaga!

Kamis, 04 November 2021


Gurubisa.com - Ketua Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Kabupaten Bondowoso Jufri menuding database pemerintah tidak akurat. 


Bukan hanya data pokok pendidikan (Dapodik) Kemendikbudristek, tetapi juga honorer K2 di Badan Kepegawaian Negara (BKN). 


Itu terbukti saat pengumuman hasil sanggah seleksi PPPK guru tahap I, muncul berbagai permasalahan. 


Di antaranya mengenai tambahan afirmasi yang tidak sesuai dengan keadaan guru honorer sehingga ada perubahan status yang semula dinyatakan lulus menjadi tidak lulus.


Ada yang tidak lulus menjadi lulus karena mendapatkan afirmasi honorer K2. 


Saya meragukan BKN punya database honorer K2 karena banyak honorer yang bukan honorer K2 bisa mendapatkan tambahan afirmasi sebesar 10 persen," kata Jufri kepada JPNN.com, Jumat (5/11). 


Dia menuding para guru honorer ini berspekulasi lalu mencoba mendaftar dengan status honorer K2. Lucunya, tambahan afirmasi sebagai honorer K2 diterima. 


Jufri melanjutkan manipulasi database honorer K2 bukan hanya terjadi pada pelaksanaan seleksi ASN PPPK 2021, tetapi juga terjadi pada 2019.


Jufri mencontohkan di Kabupaten Bondowoso ada empat orang yang bukan honorer K2 bisa mendaftar kemudian dinyatakan lulus PPPK, dan sampai saat ini mereka rutin menerima gaji.


"Benahi dulu data honorer K2 agar tidak terjadi kesalahan yang kemudian hasilnya merugikan honorer K2. Bukti-bukti terjadinya kesalahan mengenai tambahan afirmasi ini tersebar secara nasional," tegas Jufri. 


Dia berharap dalam pelaksanaan tes PPPK tahap II Kejadian serupa tidak terjadi lagi. 


Sebelumnya Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengungkapkan sebanyak 9.000 lebih peserta tes PPPK tahap I mendapatkan tambahan afirmasi honorer K2 sebesar 10 persen. 


Pemberian tambahan afirmasi ini diberikan kepada guru honorer yang menyanggah maupun tidak setelah BKN melakukan pengecekan database honorer K2.(esy/jpnn)


Sumber : https://www.jpnn.com


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.