KEPUTUSAN Terbaru MenPAN-RB, Ada 6 Ketentuan Pengusulan Formasi PPPK 2022, Honorer Wajib Tahu, Poin 4 Paling PENTING!
CopyAMP code

KEPUTUSAN Terbaru MenPAN-RB, Ada 6 Ketentuan Pengusulan Formasi PPPK 2022, Honorer Wajib Tahu, Poin 4 Paling PENTING!

Rabu, 27 Oktober 2021


Gurubisa.com - Memulai tahapan rekrutmen ASN tahun depan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) membuka pengusulan kebutuhan formasi PPPK 2022. 


Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor: B/1551/S.SM.01.00/2021 tertanggal 22 Oktober yang ditandatangani SesmenPAN-RB Dwi Wahyu Atmaji. 


Dalam surat yang ditujukan kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) pusat dan daerah, ada enam ketentuan yang harus dipatuhi, yaitu: 


1. Kebutuhan ASN 2022 dibuka kembali sampai akhir November 2021. 


2. Detail mekanisme dan jadwal pengusulan kembali bisa diakses pada e-formasi. 


3. Pengusulan kebutuhan memperhatikan: 


- Pengadaan ASN 2022 hanya untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK.  


- Pengusulan PPPK 2022 berdasarkan kebutuhan jabatan dengan memperhatikan pedoman perhitungan kebutuhan formasi dari instansi pembina.


- Jumlah pegawai yang memasuki batas usia pensiun, penetapan kebutuhan formasi 2021, kemampuan keuangan, dan fiskal untuk belanja pegawai. 


- Mencantumkan masa hubungan perjanjian kerja PPPK. 


4. Khusus untuk instansi daerah, pengusulan diutamakan pada jabatan-jabatan yang dimungkinkan diisi honorer K2 dengan memperhatikan kualifikasi pendidikan yang dimiliki saat ini dan sesuai dengan persyaratan jabatan fungsional. 


5. Pengajuan (ajukan bezzeting) pada aplikasi e-formasi paling banyak bisa dilakukan tiga kali pada masa pengusulan formasi. 


6. Usulan kebutuhan dilengkapi dokumen: 


- Tautan peta jabatan yang telah ditetapkan dan bisa diakses (diunduh). 


- Surat ketersediaan anggaran gaji dan tunjangan. 


- Cetak rincian usulan dan aplikasi e-formasi yang telah ditandatangani oleh PPK baik berupa tanda tangan basah ataupun elektronik.


Sebelumnya MenPAN-RB Tjahjo Kumolo sudah menegaskan tidak ada perekrutan CPNS tahun depan. 


Pemerintah akan fokus pada pengadaan PPPK. Apalagi masih ada sekitar 500 ribu sisa formasi PPPK guru yang belum terserap. (esy/jpnn)


Sumber : jpnn.com


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.