INFO RESMI Kemendikbudristek, Inilah Jumlah Kuota PPPK Guru 2021 yang Siap Diperebutkan Guru Honorer di Tahap II, Gunakan Tips dan Trik Ini Agar MUDAH LULUS
CopyAMP code

INFO RESMI Kemendikbudristek, Inilah Jumlah Kuota PPPK Guru 2021 yang Siap Diperebutkan Guru Honorer di Tahap II, Gunakan Tips dan Trik Ini Agar MUDAH LULUS

Selasa, 19 Oktober 2021


Gurubisa.com - Panitia Seleksi PPPK JF Guru telah mengeluarkan jadwal Pendaftaran PPPK Guru Tahap 2 dan pemilihan formasi tahap II PPPK Guru 2021 yang akan dilaksanakan mulai 24 hingga 31 Oktober 2021. 


Pengumuman tersebut tertuang dalam surat edaran nomor 5663/B/GT.01.00/2021 tentang Penyesuaian Jadwal Tahapan Pelaksanaan Seleksi Guru ASN-PPPK 2021 yang ditandatangai oleh Direktur Jenderal, Selaku Ketua Panitia Seleksi PPPK JF Guru, Iwan Syahril pada 8 Oktober lalu. 


Kuota PPPK Guru Tahap 2 2021 


Pemerintah telah mengumumkan hasil seleksi PPPK Guru tahap I pada Jumat, 8 Oktober 2021 pukul 09.00 WIB lalu. Hasilnya, terdapat sekitar 173.329 guru honorer yang lulus menjadi guru PPPK. 


Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam siaran langsung di YouTube Kemendikbud RI mengatakan, jumlah peserta PPPK Guru tahap I yang lolos telah memenuhi 53,7 persen formasi yang dilamar. 


"Di ronde pertama saja dari 322.665 formasi yang dilamar oleh guru, 173.329 formasi telah terpenuhi," kata Nadiem. 


Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, dalam seleksi kompetensi I PPPK Guru 2021 ini, dari 502.252 formasi yang diusulkan, jumlah yang didaftar adalah sebanyak 322.665. Sedangkan jumlah total pesertanya sebanyak 608.877. 


Dari angka itu, jumlah peserta yang lulus adalah 173.329, yang tidak lulus sebanyak 420.504, sedangkan peserta yang tidak hadir adalah 15.044. Kendati demikian, jumlah peserta yang tidak lolos ini masih bisa mengikuti seleksi tahap II. 


"Peserta yang tidak lulus ini bisa mengikuti tahap dua dan tahap tiga," ungkapnya. 


Sebab, formasi yang belum terisi pada seleksi kompetensi tahap 2 dan tahap 3 adalah sebanyak 149.336. 


"Dilihat dari jumlah yang tersedia, maka formasi yang dibutuhkan untuk tahap kedua dan ketiga nanti adalah sebesar 149.336," tambahnya. 


"Kami masih mendiskusikan apakah sisa 500 ribu dari 1 juta kuota itu akan dapat dipergunakan untuk tahun-tahun berikutnya," lanjutnya. 


Alur seleksi PPPK Guru 2021 tahap 2 


Melansir laman resmi SSCASN, berikut alur seleksi PPPK Guru 2021 tahap 2 


- Pelamar yang tidak lulus pada Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Pertama bisa mengikuti Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Kedua 


- Pelamar yang masuk ujian Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Kedua dan Pelamar yang tidak lulus pada Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Pertama yang telah memilih formasi melakukan cetak Kartu Ujian 


- Pelamar yang masuk ujian Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Kedua dan Pelamar yang tidak lulus pada Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Pertama melaksanakan ujian Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Kedua 


- Panitia mengumumkan hasil ujian Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Kedua 


- Pelamar yang dinyatakan tidak lulus dapat menyanggah hasil Seleksi Kompetensi Teknis Kesempatan Kedua Panitia mengumumkan hasil sanggah (pengumuman ini bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat) 


- Pelamar yang dinyatakan lulus melakukan pemberkasan 


Tips dan Trik Lolos Seleksi PPPK Guru 2021 


Peserta yang tidak lolos seleksi tahap I dan berencana mengikuti seleksi kompetensi PPPK Guru tahap II dan III dapat mulai mempersiapkan diri dari sekarang. 


Persiapan yang dilakukan bisa berupa belajar materi seleksi kompetensi hingga membiasakan diri dengan berlatih soal-soal Computer Assited Test (CAT) menggunakan tryout. 


Pada ujian seleksi kompetensi PPPK Guru 2021 ada empat jenis materi yang diujikan, yaitu kompetensi teknis, sosiokultural, manajerial, serta wawancara. 


Setiap materi soal memiliki ciri khasnya masing-masing. Sehingga, memahami dengan baik cara menjawab setiap soal akan menguntungkan peserta saat menghadapi ujian. 


Mengutip laman PGRI Tulungagung, berikut trik mengerjakan ujian PPPK 2021 berkaitan dengan pengerjaan soal-soal seleksi kompetensi: 


  • Pada soal bertema pelayanan publik yang memuat soal-soal berkaitan unsur kebijakan publik, pilihlah ciri yang paling menguntungkan masyarakat banyak. 


  • Pada soal bertema TIK yang memuat unsur teknologi atau komputer, cari jawaban yang paling maju atau canggih. 


  • Pada tema orientasi kepada orang lain, misalnya soal dalam situasi kelompok, pilihlah jawaban yang berorientasi pada orang lain yang terdapat dalam kelompok, yaitu rekan kerja. 


  • Pada soal bertema kemampuan beradaptasi, misalnya lingkungan kerja baru, sistem baru, rekan kerja, atau atasan baru, pilihlah jawaban yang mencerminkan supel, adaptif, komunikatif, dan mau mencoba hal-hal baru. 


  • Pada soal bertema kemampuan mengendalikan diri, misalnya kegagalan saat ujian, kerugian, atau bangkrut, pilihlah jawaban yang mencerminkan dan menerima kesalahan. 


  • Pada soal bertema kemampuan bekerja mandiri, sebagai contoh sakit ketika ada tugas, maka pilih jawaban yang menegaskan bahwa tugas akan selesai dengan baik oleh diri sendiri. 


  • Pada soal bertema kemauan belajar, misalnya soal yang memuat unsur diklat, pendidikan, kursus, dan bimbel, pilih jawaban yang mencerminkan keinginan yang tinggi untuk belajar terus menerus. 


  • Pada soal bertema orientasi terhadap pelayanan, misalnya terdapat tugas yang berhubungan dengan pihak luar, pilih jawaban yang cenderung dilakukan untuk kepentingan orang lain di luar kelompok. 


  • Pada soal yang memiliki unsur kebijakan publik bertema sosial budaya, pastikan memilih jawaban yang tidak mengandung unsur tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 


  • Pada soal bertema kreativitas dan inofasi, misalnya adanya unsur baru dalam dunia kerja, pilih jawaban yang kreatif, bebas, dan out of the box. 


  • Pada soal bertema profesionalisme, misalnya ada gangguan dalam pekerjaan, pilih jawaban yang menunjukkan sikap akan tetap fokus bekerja meskipun ditengah-tengah gangguan. 


  • Pada soal betema jejaring kerja, misalnya soal yang mengandung unsur koneksi atau pergaulan, pilih jawaban yang mencerminkan sikap supel dan terbuka ke semua orang. 


  • Pada soal bertema integritas diri, misalnya adanya gangguan pekerjaan mengarah ke tindakan korupsi atau curang, pastikan untuk tidak memilih jawaban yang mengarah ke tindakan KKN atau menyalahgunakan jabatan. 


  • Pada soal yang mengandung unsur tantangan dalam pekerjaan baru yang bisa diraih, pilih jawaban yang mencerminkan antusiasme, suka tantangan, dan semangat berprestasi. 


  • Pada soal bertema kemampuan mengkoordinir atau menggerakkan orang lain sebagai atasan, pastikan memilih jawaban yang berisi perintah kepada orang lain secara jelas. 


  • Pada soal bertema tugas dan kerjasama kelompok, pilih jawaban yang berkaitan dengan kerja sama dalam kelompok. 


Selain berlatih menghadapi soal-soal ujian, peserta juga harus mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian di hari H. Kondisi pikiran dan kesiapan di hari H juga dapat memengaruhi fokus peserta dalam mengerjakan ujian. 


Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan calon peserta ujian sebelum menghadapi ujian di hari H: 


  • Persiapkan kelengkapan ujian dengan teliti, jangan sampai meninggalkan barang-barang penting seperti kartu ujian. 


  • Pastikan untuk tidak terlambat datang ke lokasi ujian. Bila perlu, survey lokasi ujian satu hari sebelumnya, agar tidak salah mendatangi lokasi. 


  • Tenang dan berdoa sebelum memulai ujian 


  • Terapkan manajemen waktu, kerjakan terlebih dahulu soal-soal yang paling dikuasai 


  • Sisakan waktu untuk memeriksa kembali jawaban.


Sumber : https://tirto.id/


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.