Program Baru Kemendikbud Ristek untuk Lulusan SMA, SMK dan MA, Bisa dapat Sertifikat dan Gaji Rp 4 Juta
CopyAMP code

Program Baru Kemendikbud Ristek untuk Lulusan SMA, SMK dan MA, Bisa dapat Sertifikat dan Gaji Rp 4 Juta

Kamis, 22 Juli 2021


Gurubisa.com - Ada program baru bagi lulusan SMA, SMK dan MA yang hendak melanjutkan kuliah di perguruan tinggi vokasi. 


Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menghadirkan program magang bersertifikat. 


Di dalam program ini, ada beasiswa magang bersertifikat yang bisa diperoleh siswa dengan mendaftar di laman kampusmerdeka.kemdikbud.go.id 


"Program ini bernama beasiswa micro credendtial (kredensial mikro) bermagang dan studi independen," kata Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Ahmad Saufi dilansir dalam Youtube Mitrasdudi Kemdikbud.  


Program ini sendiri didanai oleh LPDP sementara untuk lokasi magang para calon mahasiswa diarahkan oleh Kadin Indonesia. 


"Program ini memperkuat kualitas lulusan perguruan tinggi vokasi D2, D3, D4 untuk mampu bersaing di dunia global industri," terang Saufi. 


Dalam program ini nantinya akan ada bobot yang setara dengan 20 Satuan Kredit Semester (SKS). 


Sementara, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto mengatakan, program beasiswa ini pun akan memberikan gaji bagi para mahasiswanya. Besarannya mencapai Rp 4 juta. 


"Mahasiswa magang dapet gaji dan kami menyediakan anggaran untuk menggaji mahasiswa magang, kisaran Rp 4 juta," kata Wikan. 


Magang bersertifikat ini, memiliki sertifikasi yang diakui dunia industri. Bukan hanya mahasiswa yang bisa mendaftar progr ini, namun industri juga diminta untuk mendaftar agar mampu melihat kompetensi mahasiswa yang masuk dalam program beasiswa. 


"Untuk ini tidak sama dengan program biasanya, kalau ini (mahasiswa) kita datangin dan kita minta menyusun proposal dan kegiatannya kayak apa dan projectnya apa. Itu nanti dirancang bersama industri," tuturnya. 


Wikan menjelaskan jika Mendikbud Ristek Nadiem Makarim berharap peserta program ini tak hanya diikuti oleh 10 atau 20 mahasiswa. Namun diharapkan ada 100 mahasiswa per perusahaan yang dapat mengikuti program. 


"Jadi nanti ada seleksinya. Ada nanti gaji Rp1,5 sampai Rp 4 juta, tergantung kesepakatan untuk bisa perform," jelasnya. 


Program ini diharapkan agar mahasiswa tak hanya meraih ijazah ketika lulus dari perguruan tinggi vokasi. Namun, juga keahlian yang siap mendukung industri untuk terus berkembang.  


"Kita jangan hanya menciptakan ijazah tapi juga lulusan kompeten dengan dana LPDP untuk menyiapkan semua aspek ini, bayangkan mahasiswa magang kami gaji, kalau industri mau nambah ya bagus," ungkapnya.


Sumber : https://www.kompas.com/


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.