Tuntut Pemerintah Beri Jaminan Rasa Aman Bagi Guru dalam Menjalankan Tugas, PGRI Minta Penikam Kepala Sekolah Dihukum Mati
CopyAMP code

Tuntut Pemerintah Beri Jaminan Rasa Aman Bagi Guru dalam Menjalankan Tugas, PGRI Minta Penikam Kepala Sekolah Dihukum Mati

Jumat, 11 Juni 2021


Gurubisa.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Nagekeo, meminta aparat penegak hukum menghukum penikam Kepala SDI Ndora, Desa Ulupulu 1, Kecamatan Nangaroro. 


Permintaan itu tertuang dalam salinan pernyataan sikap PGRI Nagekeo atas meninggalnya Kepala SDI Ndora, Delfina Azi. 


"Memohon kepada aparat penegak hukum untuk memproses tuntas tindakan pidana embunuhan terhadap guru Azi Delfina sesuai ketentuan hukum yang berlaku, hukuman seumur hidup dan atau hukuman mati," tegas Ketua PGRI Ngada, Winibaldus Soba dalam salinan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat siang. 


PGRI juga mengutuk keras perbuatan pelaku pembunuhan terhadap Kepala SDI Ndora, Delfina Azi. 


Pihaknya memohon negara hadir melalui Pemerintah Nagekeo, DPRD, aparat penegak hukum, tokoh mayarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk memberikan perlindungan terhadap keselamatan para guru dan tenaga kependidikan. 


Hal itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap almarhum, Azi Delfina. 


PGRI Kabupaten Nagekeo menyatakan turut berdukacita yang mendalam atas kematian kepala sekolah tersebut. 


PGRI memohon pada pemerintah daerah memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi komunitas SDI Ndora.


Kasus penganiaayan guru dalam hal ini kepsek yang berujung maut ini turut disesalkan oleh Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G).


Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menerima laporan guru yang dianiaya oleh oknum orang tua siswa yang menyebabkan kematian.


"Informasi terbaru, per tanggal 9 Juni 2021 korban yang merupakan kepala Sekolah Dasar (SD) Inpres Ndora Nagekeo, Adelvina Azi (59) dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Ketua P2G Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Wilfridus Kado.


Wilfridus menambahkan kejadian ini membuat trauma para guru di NTT. P2G Provinsi NTT meminta penegak hukum untuk menegakkan dan memberikan hukuman seadil-adilnya, semaksimal mungkin, sesuai peraturan yang berlaku.


Sumber : https://regional.kompas.com/


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.