Kisah Pilu 3 Orang Siswa , Sang Ibu Meninggal karena Covid-19 Saat Bertugas, Ayah Juga Telah Tiada, Begini NASIB Ketiganya
CopyAMP code

Kisah Pilu 3 Orang Siswa , Sang Ibu Meninggal karena Covid-19 Saat Bertugas, Ayah Juga Telah Tiada, Begini NASIB Ketiganya

Sabtu, 26 Juni 2021


Gurubisa.com - Tiga orang anak di Banyuwangi mengalami nasib memilukan. 


Sang ibu, VDN (39) yang merupakan tenaga kesehatan di Puskesmas Licin, Banyuwangi meninggalkan mereka untuk selama-lamanya, Kamis (24/6/2021) karena terpapar Covid-19. 


Sedangkan ayah ketiga anak itu telah lebih dulu meninggal dunia beberapa tahun lalu. 


Kini, mereka bertiga menjadi yatim piatu. 


Tiga anak tersebut masing-masing duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan si bungsu masih menimba ilmu di Sekolah Dasar (SD). 


Sang ibu diduga terpapar saat bekerja 


Sang ibu yang bekerja sebagai tenaga kesehatan diduga terpapar Covid-19 saat melakukan kontak dengan warga. 


Apalagi, ibu tiga anak tersebut merupakan tenaga pelacak kontak erat di Kecamatan Licin. 


"Dia hampir setiap hari berhadapan dengan orang yang konfirmasi positif, bisa jadi penularan terjadi saat kontak," kata Kepala Dinkes Banyuwangi Widji Lestariono di Posko Satgas Covid-19 Banyuwangi, Kamis (24/6/2021). 


Kondisi sang ibu semakin parah karena memiliki komorbid diabetes melitus. 


Sempat dirawat di RSUD Blambangan, nakes tersebut akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. 


"Seorang nakes di Licin, yang bersangkutan sudah dimakamkan hari ini," kata dia. 


Dirawat oleh rekan kerja 


Kepala Polsek Banyuwangi Kota AKP Kusmin mengatakan, nakes tersebut sudah dimakamkan pada Kamis (25/6/2021) di pemakaman umum Karangrejo, Banyuwangi. 


Dia meninggalkan tiga anak yang kini menjadi yatim piatu. 


"Ketiganya yatim piatu, ayahnya sudah meninggal beberapa tahun lalu, bukan karena Covid-19 tapi sakit," katanya saat dihubungi, Jumat (25/6/2021). 


Kusmin mengatakan ketiga anak tersebut saat ini kemungkinan dirawat rekan kerja dari almarhumah. 


Sebab tidak ada keluarga atau saudara di Banyuwangi. 


"Saudaranya ada di luar kota, dan tak ada di Banyuwangi. Mungkin dirawat sementara sama rekan kerjanya," katanya. 


Bupati berikan beasiswa 


Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berjanji akan memberikan bantuan beasiswa sekolah untuk ketiga anak nakes tersebut. 


"Kebetulan nakes tersebut masuk dalam ASN Pemda, nanti akan bantuan untuk anaknya, bisa beasiswa sekolah, anaknya tiga orang masih kecil-kecil," kata Ipuk usai rapat Satgas Covid-19 Banyuwangi, Kamis (24/6/2021). 


Banyuwangi menyumbang kasus harian tertinggi Covid-19 di Jawa Timur. 


Pada Kamis (24/6/2021), sebanyak 88 orang terkonfirmasi positif Covid-19. 


Secara kumulatif, 7.130 orang terkonfirmasi positif. Dari jumlah itu, 5.975 sembuh, 771 meninggal dunia, dan 444 kasus aktif.


Sumber : kompas.com


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.