Anggota Komisi VIII DPR RI Bela Guru Honorer Agar Langsung Diangkat Jadi PNS Tanpa TES, Cukup Liat Usia dan Lama Pengabdian
CopyAMP code

Anggota Komisi VIII DPR RI Bela Guru Honorer Agar Langsung Diangkat Jadi PNS Tanpa TES, Cukup Liat Usia dan Lama Pengabdian

Senin, 14 Juni 2021


Gurubisa.com - Guru tidak bisa ikut CPNS 2021 karena formasi jabatan guru hanya tersedia di PPPK 2021. 


Seorang anggota DPR pun membela para guru honorer agar langsung saja diangkat menjadi PNS tanpa melewati proses CPNS 2021. 


Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Lisda Hendrajoni mengatakan negara harus menghargai pengabdian tenaga honorer yang sudah terbiasa memikul beban kerja di instansi pemerintahan.


Pasalnya, untuk menjadi seorang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), harus dilalui dengan berbagai macam tes beserta tahapannya hingga ditetapkan sebagai CPNS.


"Kita harus menghargai orang-orang yang telah mengabdi sekian tahun. Kita harus menghargai jasa, apalagi guru-guru,” ujar Lisda saat mengikuti tim Kunjungan Spesifik (Kunspek) Komisi VIII DPR RI ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (10/6/2021).


“Bagaimana mereka bisa meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk bangsa ini dengan gaji alakadarnya," imbuhnya.


Lisda mendukung penuh bila pemerintah langsung saja mengangkat tenaga honorer yang sudah mengabdi sekian tahun tanpa harus tes dan melihat usianya.


Dari aspek pembekalan, Legislator NasDem itu mengatakan yang perlu diberikan adalah aspek penguatan bela negara.


“Kalau teknis disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya sekarang lebih menguasai teknologi, sebagian masih agak kurang menguasai teknologi, kita tambah pembekalannya di sana,” terangnya.


Tak hanya pada rekrutmen CPNS, Lisda juga menyoroti tenaga guru honorer yang tidak sesuai dengan bidangnya.


Hal itu tentu saja menjadi masalah baru, karena seandainya ada pengangkatan, maka formasinya tidak ada atau tidak sesuai.


JANGAN TAKUT DAFTAR PPPK 2021


Apakah para guru masih khawatir melamar PPPK 2021?


Tampaknya tidak perlu terlalu khawatir karena BKN pernah memilik janji baik untuk PPPK.


Kabar indah itu terkait pensiun untuk PPPK.


Seperti apa sih sebenarnya tunjangan pensiun PPPK?


Inilah yang disampaikan Kepala BKN BIma Haria Wibisana dalam konferensi pers yang ditayangkan di akun youtube #ASNKiniBeda, Selasa (5/1/2021). 


Terkait pensiun PPPK, ternyata kini sedang dalam tahap pembicaraan dan pembahasan oleh BKN. 


Bima menerangkan bahwa sistem pembayaran pensiun PNS yang diterapkan saat ini adalah pay as you go yang dinilai sangat memberatkan APBN. 


Pay as you go adalah sistem pensiun di mana PNS membayar iuran sangat kecil, kemudian mendapat tunjangan hari tua yang dibayar sekaligus dan pensiun bulanan yang jumlahnya tidak memadai. 


"Sistem ini dibebankan ke APBN sehingga beban APBN untuk membayar pensiun ini jadi sangat besar," kata Bima


Ke depan, ujar Bima, sistem ini akan diubah menjadi fully funded. 


"Jadi PNS akan bayar iuran sebesar presentase dari pendapatannya atau take home paynya bukan dari gajinya. sehingga uang pensiunnya akan dapat besaran lebih baik dari pay as you go," kata Bima. 


Menurut Bima, PP tentang pensiun dengan sistem fully funded ini sedang disusun dan dalam waktu dekat akan selesai. 


Lebih lanjut, Bima menjelaskan bahwa pikahnya tengah mendiskusikan untuk memberikan kesejahteraan pensiun bagi PPPK


"Jadi ini bisa diberlakukan asuransi pensiun bagi PPPK.  Teman-teman taspen sudah menyiapkan skema untuk itu.Ini upaya-upaua yang sedang kami lakukan agar PPPK mendapat jaminan paska kerja," kata Bima


Sementara itu terkait pensiun yang akan diberikan pensiun bulanan atau hanya jaminan hari tua, Kepala Biro Humas BKN, Paryono, memberikan jawaban seperti ini. 


"Klo dlm UU ASN memang pppk tidak mendapat uang pensiun bulanan," kata Paryono kepada Warta Kota.


Namun, ujar Paryono, pensiun bulanan untuk PPPK sangat mungkin untuk diberikan, tetapi perlu diatur lebih lanjut.


Sementara itu, terkait kontrak PPPK, Bima menerangkan bahwa PPPK tidak akan diputus kontraknya secara semena-mena. 


"Saya kira tidak perlu ada kekuatiran bagi PPPK untuk diberhentikan dengan semena-mena. Akan ada autran yang ketat dalam penilaian kinerja PPPK," ujar Bima.


Lebih lanjut, Bima menyampaikan bahwa ketakutan PPPK sama dengan tenaga honorer adalah tidak benar.


"PPPK adalan ASN yang sah yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan pelayanan publik," ujar BIma.


Perjanjian kerja yang ditandatangani PPPK  adalah perjanjian target kinerjanya. 


"Bahwa di dalamnya ada kontrak mengenai jangka waktu kontraknya, itu memang lazim. Bahkan PNS pun menandatangani perjanjian kinerja, dan seorang PNS dapat diberikan sanksi disiplin," kata Bima.


DAFTAR JABATAN YANG BISA DILAMAR LEWAT PPPK

Setidaknya terdapat 147 jabatan yang bisa didaftar lewat PPPK berdasarkan LAMPIRAN PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2O2O TENTANG JENIS JABATAN YANG DAPAT DIISI OLEH PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PER-IANJIAN KERJA.


Inilah jabatan yang bisa dilamar lewat PPPK : 


1. Administrator Database Kependudukan

2 Administrator Kesehatan

3 Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

4 Analis Investigasi dan Pengamanan Perdagangan

5 Analis Kebijakan

6 Analis Kepegawaian

7 Analis Ketahanan Pangan

8 Analis Pasar Hasil Perikanan

9 Analis Pasar Hasil Pertanian

10 Analis Perkarantinaan Tumbuhan

11 Analis Perkebunrayaan

12 Apoteker

13. Arsiparis

14 Dokter

15 Dokter Gigi

16. Asesor Manajemen Mutu Industri

17 Asisten Apoteker

18. Asisten Inspektur Angkutan Udara

19 Asisten Inspektur Bandar Udara

20 Asisten Inspektur Keamanan Penerbangan

21 Asisten Inspektur Mutu Hasil Perikanan

22 Asisten Konselor Adiksi

23 Asisten Pelatih Olahraga

24. Asisten Pembimbing Kemasyarakatan

25 Asisten Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

26. Asisten Penata Anestesi

27 Asisten Pengelola Produksi Perikanan Tangkap

28 Asisten Penguji Perangkat Telekomunikasi

29. Asisten Perisalah Legislatif

30 Asisten Pranata Siaran

31 Asisten Teknisi Siaran

32 Assessor Sumber Daya Manusia Aparatur

33 Auditor Kepegawaian

34 Bidan

35 Dokter Hewan Karantina

36 Dokter Pendidik K1inis

37 Dosen

38 Entomolog Kesehatan

39 Epidemiolog Kesehatan

40 Fisikawan Medis

41. Fisioterapis

42 Guru

43 Inspektur Angkutan Udara

44. Inspektur Bandar Udara

45. Inspektur Keamanan Penerbangan

46 I n spektur Ketenagalistrikan

47. Inspektur Minyak dan Gas Bumi

48 Inspektur Mutu Hasil Perikanan

49 Inspektur Tambang

50. Instruktur

51. Konselor Adiksi

52 Medik Veteriner

53 Nutrisionis

54 Okupasi Terapis

55 Operator Sistem Informasi Administrasi Kependudukan

56 Ortotis Prostetis

57 Pamong Belajar

58. Pamong Budaya

59 Paramedik Karantina Hewan

60 Paramedik Veteriner

6t Pengawas Mutu Hasil Pertanian

62 Pekerja Sosial

63 Pelatih Olahraga

64 Pembimbing Kemasyarakatan

65. Pembimbing Kesehatan Kerja

66 Pembina Jasa Konstruksi

67 Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan

68. Pemeriksa Desain Industri

69 Pemeriksa Karantina Tumbuhan

70. Pemeriksa Perlindungan Varietas Tanaman

7r. Penata Anestesi

72 Penata Kelola Pemilihan Umum

73. Penata Ruang

74 Peneliti

75 Penera

76. Penerjemah

77 Pengamat Gunung Api

78 Pengamat Meteorologi dan Geofisika

79 Pengamat Tera

80 Pengantar Kerja

81 Pengawas Alat dan Mesin Pertanian

82 Pengawas Benih Tanaman

83 Pengawas Bibit Ternak

84 Pengawas Farmasi dan Makanan

85 Pengawas Kemetrologian

86. Pengawas I(eselamatan Pelayaran

87 Pengawas Koperasi

88 Pengawas Mutu Pakan

89 Pengawas Perikanan

90 Pengelola Ekosistem Laut dan Pesisir

91 Pengelola Kesehatan Ikan

92 Pengelola Pengadaan Barang/Jasa

93 Pengelola Produksi Perikanan Tangkap

94. Pengembang Teknologi Pembelaj aran

95 Pengendali Frekuensi Radio

96. Pengendali Hama dan Penyakit Ikan

97 Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan

98 Penggerak Swadaya Masyarakat

99. Penghulu

100 Penguji Kendaraan Bermotor

101. Penguji Keselamatan dan Kesehatan Kerja

1o2 Penguji Mutu Barang

103. Penguj i Perangkat Telekomunikasi

to4. Penyelidik Bumi

105 Penyuluh Agama

106 Penyuluh Hukum

107. Penyuluh Kehutanan

108 Penyuluh Keluarga Berencana

109 Penyuluh Kesehatan Masyarakat

110. Penyuluh Narkoba

111 Penyuluh Perikanan

112. Penyuluh Pertanian

113. Penyuluh Sosial

114 Perawat

115 Perawat Gigi

116. Perekam Medis

117 Perekayasa

118 Perencana

119 Perisalah Legislatif

120. Pranata Hubungan Masyarakat

121 Pranata Komputer

122 Pranata Laboratorium Kemetrologian

123 Pranata Laboratorium Kesehatan

124. Pranata Laboratorium Pendidikan

125 Pranata Nuklir

126 Pranata Siaran

127 Psikolog Klinis

128 Pustakawan

129. Radiografer

130. Refraksionis Optisien

131 Resaner

132 Sanitarian

133 Statistisi

134 Surveyor Pemetaan

135 Teknik Jalan dan Jembatan

136. Teknik Pengairan

137. Teknik Penyehatan Lingkungan

138 Teknik Tata Bangunan dan Perumahan

139 Teknisi Elektromedis

140 Teknisi Gigi

141. Teknisi Penelitian dan Perekayasaan

142. Teknisi Penerbangan

143 Teknisi Perkebunrayaan

144 Teknisi Siaran

145 Teknisi Transfusi Darah

146 Terapis Wicara

147. Widyaiswara


HILANGKAN 3 PIKIRAN INI JIKA INGIN IKUT CPNS 2021


Kini, Kita sudah berada di bulan Januari 2021.


Artinya pendaftaran CPNS 2021 tinggal tiga sampai empat bulan lagi.


Sebab BKN menyebut bahwa pembukaan pendaftaran CPNS 2021 akan dilakukan pada April atau Mei 2021.


Pendaftarnya sudah pasti membeludak. Tahun 2019 tercatat pelamar CPNS adalah 5.056.585 orang. 


Oleh karena itu, mungkin saja CPNS 2021 akan lebih banyak pelamarnya. 


Nah, ternyata ada beberapa orang yang sebaiknya tidak mendaftar CPNS 2021. 


Dan apabila ingin mendaftar, sebaiknya hilangkan pikiran-pikiran ini.


1. Berpikir Korupsi


Kalau punya pikiran untuk korupsi, sebaiknya tidak perlu daftar CPNS 2021. 


Apalagi seleksi CPNS memiliki sistem untuk menangkal orang-orang tak berintegritas. 


Sistem itu ada di seleksi psikotes yang diterapkan beberapa kementerian.


Dalam psikotes itu ada materi menyangkut integritas yang harus dikerjakan dengan cepat. 


Para peserta kadang tidak sadar bahwa mereka sedang diuji kadar integritasnya. '


Mereka yang tidak berintegritas kemungkinan besar akan jatuh pada tes ini. 


2. Ingin kaya raya


Jika punya impian jadi kaya raya, sebaiknya jangan jadi PNS dan ikut CPNS 2021. 


Jika ingin kaya, jadilah pengusaha, rintis usaha yang baik. 


Diketahui, gaji PNS golongan IIIA dengan masa kerja 0 - 1 tahun paling besar memiliki gaji antara Rp 10 juta sampai Rp 15 juta. 


Itu pun hanya PNS tertentu, seperti CPNS Calon Hakim, Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Kaltim, dan Pemprov Jawa Timur, serta Riau. 


Di wilayah lainnya, CPNS maupun PNS cenderung mendapat gaji di bawah Rp 10 juta. 


Tentu saja angka gaji sebesar itu hanya akan membawa seseorang hidup berkecukupan, bukan kaya raya. 


Sehingga kalau impiannya ingin kaya raya, jadilah pengusaha atau cari profesi lain yang penghasilannya jauh di atas itu. 


3. Ingin kerja santai


Jika kalian masih berpikiran bahwa jadi PNS bisa kerja santai, sebaiknya jangan daftar CPNS 2021. 


Saat ini kerja PNS sudah terawasi dengan baik. 


Ada sistem kinerja yang sangat terkontrol dan tercatat rapi. 


Jadi jangan berpikir kalian akan bisa malas-malasan setelah jadi PNS. 


CARA PNS JADI KAYA


Namun, PNS juga berhak kaya. 


Tapi ada cara yang tepat agar PNS bisa kaya. 


Inilah caranya : 


1. Sisihkan 10 persen dari gaji untuk investasi


PNS yang ingin berinvestasi, perlu menyisihkan sekitar 10 persen dari gaji setiap bulan. Alokasikan untuk anggaran investasi.


Contoh kamu PNS bergaji Rp 7 juta. Berarti kalau 10 persennya sebesar Rp 700.000. Itu anggaran wajib untuk investasi.


Tetapi ingat, alokasikan juga gaji untuk keperluan dana darurat, membayar utang (jika ada), dan memenuhi kebutuhan pokok, seperti pangan, sewa rumah, tagihan listrik dan air, pulsa internet, serta lainnya.


2. Berhemat agar dana investasi lebih besar


Apabila ingin memperbesar anggaran investasi, kamu dapat berhemat.


Misalnya saja membawa bekal makan siang dari rumah ke kantor, memprioritaskan belanja kebutuhan yang mendesak, menunda keinginan, sampai mengurangi jajan di luar.


Kalau bisa memangkas pengeluaran dengan tepat, kamu akan menghemat uang lebih banyak.


Sangat lumayan untuk menambah modal investasi, sehingga potensi imbal hasil atau keuntungan juga besar.


3. Gunakan THR atau gaji ke-13


Solusi lain menambah modal investasi adalah menggunakan THR atau gaji ke-13.


THR PNS atau disebut gaji-14 biasanya cair seminggu jelang Lebaran.


Sementara gaji ke-13 diberikan ketika menjelang tahun ajaran baru.


Lebih digunakan untuk biaya pendidikan anak para PNS.


Buat kamu yang masih lajang, perolehan gaji ke-13 dapat dimanfaatkan untuk memperbesar anggaran investasi.


Tidak perlu seluruhnya dipakai. Menambah 10-20 persen dari THR atau gaji ke-13 saja sudah cukup.


Tetapi kalau ingin semuanya dikembangkan di instrumen investasi pun tak apa, daripada habis begitu saja tanpa jejak.


4. Hindari investasi saham


PNS layaknya karyawan swasta. Punya jam kerja dan tuntutan dari atasan.


Jam kerja harus sesuai dengan aturan. Umumnya, absen jam 7 atau 8 pagi, pulang jam 3 atau 4 sore.


Oleh karena itu, hindari investasi saham. Sebab berinvestasi pada instrumen tersebut, perlu dipantau setiap saat.


Memantau dan menganalisi kondisi pasar, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga membaca laporan keuangan perusahaan. 


Dengan jam kerja kamu sebagai PNS, sulit untuk investasi saham walaupun keuntungannya besar.


Alih-alih mau untung gede, malah rugi karena pengelolaannya kurang maksimal.


Bayangkan harga saham sangat fluktuatif. Pukul 09.00 saat pembukaan IHSG, harga saham perusahaan A misalnya Rp 2.000 per lembar. Selang 30 menit, sudah bergerak menjadi Rp 1.980 per lembar.


Lebih baik pilih instrumen investasi yang aman dan tak menyita banyak waktu, seperti ORI, Sukri, sukuk tabungan, deposito.


Bisa juga melibatkan pihak ketiga, seperti reksadana.


Kamu dapat mempercayakan uangmu pada produk reksadana yang dikelola manajer investasi di perusahaan sekuritas.


Tentunya tetap memberikan imbal hasil maksimal. Lebih aman dan praktis.


5. Lakukan diversifikasi investasi


Diversifikasi investasi sangat penting guna meminimalisir kerugian dari suatu instrumen investasi.


Contohnya, berinvestasi di reksadana, lalu tanam modal juga dengan membeli ORI.


Kalau reksadana rugi atau kinerjanya turun, ORI menguntungkan karena besaran imbal hasil tetap sampai jatuh tempo.


Selain itu, dapat diperdagangkan di pasar sekunder sehingga berpotensi mendapat capital gain.


Jika bujet pas-pasan, tidak perlu pakai gajimu untuk investasi di instrumen lain.


Kamu bisa menggunakan keuntungan dari satu instrumen untuk modal diversifikasi investasi.


Dengan demikian, hasil keuntungan tetap diputar investasi, sehingga uang semakin ‘berkembang biak.’


Mulai Investasi dengan Modal Kecil Dulu Saat ini, investasi sudah bisa dimulai dengan modal receh.


Mulai dari Rp 10 ribu dan Rp 100 ribu. Jadi kalau kamu masih takut rugi, awali investasi dengan modal kecil dulu.


Jika dirasa hasilnya menguntungkan, tambah modal lagi agar imbal hasil meningkat. Tidak ada kata terlambat untuk memulai investasi.


CARA LULUS CPNS 2021


Sementara itu, bagaimana cara lulus CPNS 2021? 


Ya, setelah CPNS 2019 berakhir, Kemenpan RB telah mengumumkan bahwa CPNS 2021 akan dibuka antara bulan April - Mei 2021.


Terkait cara lulus CPNS 2021, ternyata ada beberapa kunci untuk lolos. 


Paling utama adalah tahu diri dan ukur diri dari sekarang.  


Inilah cara tahu diri dan ukur diri yang dirangkum Warta Kota dari berbagai sumber tentang cara mengukur kemampuan sebagai kunci lolos CPNS 2021:


1. Mengukur Kemampuan SKD


Paling pertama adalah mengukur kemampuan dalam mengerjakan soal-soal seleksi kompetensi dasar (SKD).


Hal ini amat penting sebab akan berkaitan dengan pilihan instansi. 


Cara mengetesnya mudah. Anda bisa membeli buku-buku tes SKD CPNS, dan menghitung sendiri hasil SKD anda.


Biasanya buku-buku panduan CPNS akan menyertakan cara penghitungan nilai SKD.


Tes SKD merupakan tes awal CPNS dimana banyak peserta akan gugur di tes ini.


Setelah itu simpan hasil tes SKD anda. Tapi tentunya jangan hanya mengambil satu kali hasil ujicoba. 


Cobalah beberapa kali dan bahkan disarankan sangat banyak. 


2. Petakan hasil SKD CPNS tahun lalu (CPNS 2018 dan CPNS 2019) di instansi yang anda incar


Bagian ini sebenarnya mengawinkan antara hasil tes SKD anda berdasarkan soal-soal dari buku tes CPNS dengan hasil real nilai para peserta yang lolos di SKD CPNS 2018 atau CPNS 2019. 


Mengapa harus begitu? Sebab sebenarnya nilai para pendaftar CPNS di tiap instansi dari tahun ke tahunnya cenderung berada di level yang sama. 


Beberapa instansi dengan nilai SKD yang tinggi ada di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Pemprov DKI, Pemkot Bandung, dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).


Nah, tugas anda adalah mencari ada di level mana nilai SKD anda.


Apabila nilai SKD anda jauh dari level nilai peserta CPNS 2018 atau CPNS 2019 di instansi yang anda incar, sebaiknya pikir dua kali untuk melamar disana.


Sebab artinya kemungkinan anda gugur di tes SKD akan amat besar. 


Ingat tahun 2018 dan 2019 diberlakukan syarat bahwa mereka yang lolos dari tes SKD jumlahnya hanya 3 kali dari jumlah formasi yang akan diterima menjadi CPNS di tiap jabatan.


Jadi jika hanya ada 3 kursi yang akan diterima, maka yang lolos tes SKD untuk ikut tes berikutnya hanya ada 6 orang. 


Saran Warta Kota, anda jangan jadi orang ke-6. Hal itu akan menyulitkan anda ketika seluruh nilainya nanti diakumulasikan. 


Anda punya kemungkinan gugur lebih besar apabila jadi orang ke-6 yang lolos tes SKD atau orang terakhir.


Maka jadilah orang ketiga apabila jumlah yang akan diterima 3 orang. 


Apabila jumlah yang diterima 1, maka jadilah yang pertama di SKD. Jangan jadi orang ketiga yang lolos tes SKD.  


3. Pelajari Materi SKB Dari Sekarang


Apa pentingnya memantapkan pilihan formasi dari sekarang? 


Jawabannya adalah agar bisa menyiapkan belajar materi SKB dari sekarang. 


Banyak orang menyebut bahwa yang penting lolos SKD dulu. 


Namun, jangan salah, setelah kalian lolos SKD, maka SKB jadi masalah selanjutnya. 


Dan banyak peserta CPNS tidak siap ketika dihadapkan dengan materi SKB. 


Itulah mengapa kalian harus memantapkan formasi apa yang akan dipilih pada CPNS 2021 dari sekarang. 


Dengan begitu kalian dapat mencari kisi-kisi materi SKB dari sekarang. 


Ingatlah bahwa nilai SKB memiliki bobot 60 persen saat akumulasi nilai SKD dan SKB. 


Sehingga memenangkan SKB mutlak harus dilakukan apabila ingin lolos CPNS 2021.


Pada akhirnya dengan mengetahui formasi jabatan sejak dini, calon peserta juga dapat menilai dirinya bisa lolos atau tidak. 


Sebab dia bisa melakukan latihan soal, dan mencocokannya dengan hasil SKB di instansi dan formasi jabatan yang ingin ia pilih. 


Sebenarnya ada beberapa keuntungan apabila kita memilih formasi yang masih cukup jarang materinya di internet. 


Hal itu membuat formasi tersebut jadi gelap dari informasi materi SKB, sehingga pada akhirnya nilai para peserta tidak terlalu tinggi. 


Sementara itu, Jika memilih formasi yang materinya sudah banyak di internet, maka para pesertanya dari tahun ke tahun akan cenderung memiliki nilai SKB yang tinggi. 


Jadi, pilihkan formasi dari sekarang.  


4. Memilih Formasi Jabatan


Lalu bagaimana memilih formasi jabatan. 


Beruntung sscn.cpns.go.id membuat fitur yang baik untuk membantu para pelamar. 


Kita bisa memantau jumlah pelamar di setiap formasi jabatan. 


Artinya anda bisa berselancar melihat-lihat di setiap formasi jabatan untuk menentukan pilihan sambil melihat calon rival saat tes SKD.


Sebaiknya manfaatkan sampai hari terakhir, teruslah memantau formasi jabatan yang anda incar. 


Lihat jumlah pelamarnya dari hari ke hari. 


Apabila formasinya yang akan diterima ada 3, dan pendaftarnya hanya 20, segeralah ambil formasi jabatan itu. 


Tapi apabila formasi jabatannya 1 dan pelamarnya sudah 40 atau 50 orang, maka pertimbangkan ulang. 


Car pertimbannya adalah dengan melihat nilai simulasi SKD anda, dan bandingkan dengan nilai tertinggi di tes SKD CPNS 2018 di formasi tersebut.


Cara mencarinya mudah, bukan website instansi tersebut, carilah disana berkasnya. Pasti ada. 


Daftar Aplikasi Latihan Soal CPNS 2019 Terbaik


Nah berikutnya para peminat CPNS 2019 juga harus berlatih dengan aplikasi latihan soal CPNS terbaik. 


Saat ini amat mudah sebab aplikasi latihan soal itu tersebar di Playstore. 


Ini beberapa aplikasi yang dianggap baik berdasarkan review dan rating di Playstore, ditulis berdasarkan Keyword di Playstore : 


1. SOAL CPNS CAT 2019


2. BANK SOAL 2019 TES CPNS


3. CPNS (SSCN CPNS BKN)


4. Lulus Tes CPNS 2019


5. Soal CPNS 2019 Offline (CAT CPNS)


6. CAT TKD CPNS Simulation 2019


7.Simulasi CAT CPNS 2019


8. Lulus CPNS 2019


9. Modul Materi  CPNS 2019 (Offline)


10. Kunci soal jawaba CPNS 2019


11. CAT CPNS 2019 Semua Kementerian - Kunci Jawaban


12. Soal CPNS 2019 (Kemenkumham)


13. Soal CPNS Kementrian BUMN 2019


14. CPNS PPPK 2019 SIMULASI SOAL CAT BKN SSCN SKD TPA


15. Simulasi TKD CAT CPNS 2019/2020


Sumber : tribunnews.com


Demikian berita terkini yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.