Apakah Anda Guru Honorer? Ini Kabar Gembira Diawal Tahun 2021, Simak dan Baca Baik-baik
CopyAMP code

Apakah Anda Guru Honorer? Ini Kabar Gembira Diawal Tahun 2021, Simak dan Baca Baik-baik

Jumat, 25 Desember 2020


ww.gurubisa.com - Apakah Anda guru honorer? Ini kabar gembira. Pada awal tahun 2021 Pemerintah Pusat akan menerima Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Untuk Kota Cirebon, kuota PPPK atau P3K sebanyak 793 guru.


Dengan ketentuan, untuk SD 477  orang dan untuk SMP 316 orang. Sementara honorer non guru pemerintah belum melakukan rekrutmen. Pada tahun 2021 tidak ada seleksi CPNS guru.


“Secara nasional rekrutmen P3K itu sebanyak 1 juta guru. Untuk kuota kota Cirebon sebanyak 793 orang,” tutur Toto Heryanto SPd MM, Kasi GTK SMP Dinas Pendidikan Kota Cirebon, sepulang dari Rapat Koordinasi Kemdikbud di Semarang pekan lalu.


Disampaikan dia, dengan ketentuan untuk P3K SD sebanyak 477 dan untuk SMP kuotanya 316 orang. Sementara untuk P3K honorer dinas belum ada.


Toto yang juga Sekretaris PGRI Kota Cirebon, kriteria guru P3K antara lain sebagai guru honorer di sekolah SD dan SMP negeri dan swasta.


Lalu syaratnya apa saja? 


Mereka yang masuk daftar K-2 atau guru yang memiliki sertifikat pendidik bisa mendaftar. Basis data diambil dari dapodik.


Syarat lainnya guru mengajar linier sesuai ijazah sarjananya dengan beban mengajar 24 jam. Guru yang dinyatakan lolos seleksi P3K akan menjalani kontrak dan dibayar oleh Kemdikbud.


Toto menambahkan, usia guru honor maksimal 1 tahun sebelum pensiun. Untuk batasan usia pendaftar yakni maksimal berumur 59 tahun (per 1 April 2020).


Ini kebijakan pemerintah dalam mengatasi kekurangan guru secara nasional. Untuk di Kota Cirebon pihaknya masih melakukan verifikasi data guru honorer. Termasuk usulan untuk pengajuan SK Walikota bagi tenaga honorer.


Secara detail pihaknya masih menunggu rakor berikutnya. Saat ini Disdik sedang melaksanakan sosialisasi P3K ke sekolah-sekolah di Kota Cirebon.


Sebelumnya, pada Senin 21 Desember 2020 sosialisasi disampaikan kepada kepala SMP dan perwakilan SD (korwil dan K3S).


Mulai Rabu 23 Desember, sosialisasi serupa disampaikan kepada seluruh kepala sekolah di Korwil Kecamatan Lemahwungkuk dan Korwil Kecamatan Pekalipan.


Disusul pada pekan depan secara bergilir, kepala sekolah di Korwil Kecamatan Kesambi, Kejaksan, dan Harjamukti. 


Demikian, www.gurubisa.com laporkan